Dan Tegukan Alkohol Yang Kemarin Itu…

Semalam aku mbantal 4 jam 35 menit.

Jadi kemarin Sabtu, aku diajak temanku menghadiri pesta makan malam untuk merayakan Natal & Tahun Baru di kota sebelah (telat buanget gak sih?). Tempatnya sangat elegan dan indah (gratis pula ;D).

Tapi sepertinya mereka hanya mau pamer dekorasi saja, soalnya kita cuma dikasih Salad secobek dengan dressing-nya yang… oke lah, nikmat; dan 1.5 jam kemudian, menu utama yang-saya-kira-bakal-berlimpah-ternyata-tidak akhirnya datang. 1 piring yang sangat lebaaar tapi isinya hanya beberapa gelintir kacang panjang, 2 potong tipis daging sapi merah, 2 potong tipis kentang rebus, 1 cendok scallop, dan satu lagi lupa namanya.

Berhubung daging sapi nya lumayan alot alias kenyal, perutku dipaksa kenyang deh :)

Di ujung ruangan tersedia juga Bar yang menjual minuman beralkohol dengan flat-price $7 / gelas kalau nggak salah. Berhubung aku yang bawa mobil, aku nggak berencana minum. Selain itu juga sudah lebih dari 6 tahun yang lalu semenjak aku menenggak alkohol. Jadi pernah sebelum ini, hanya dengan setengah kaleng beer saja, muka ini sudah terasa seperti bantal hehehe. Tebel gitu, gejala orang mulai terkena efek alkohol.

Di pesta malam itu, ternyata ada temanku ini yang ingin sekali mentraktirku segelas minuman yang bentuknya seperti Cocktail (atau jangan-jangan memang Cocktail?).

Ugh, tegukan pertama itu seperti flashback yang mengingatkan ku kepada kejadian dimana waktu aku masih di Jogja yang muntah-muntah gara gara kembung Whisky lokalan :D.

Aku bertanya ke temanku ini yang kebetulan satu mobil denganku:

Lha, gua ntar bawa mobil lho. Mau masuk sawah lu?

Dia bilang:

Ah, gampang lah ntar, suruh Cinta (nama samaran) yang bawa :)

Ya sudah, aku pikir si Cinta ini nggak minum, soalnya dia juga bukan peminum. Aku habiskan setengah gelas minuman itu, dan efek alkohol mulai terasa.

Singkat setelahnya, aku melihat diseberang meja, si Cinta ini dengan polosnya meneguk sebuah cairan dari sebuah gelas yang bentuknya sudah bisa dipastikan mengandung alkohol.

Lha … eh? Kok… lho… lho..? Aku bertanya apakah dia meng-alkohol juga? Jawabnya:

Iya nih, gelas ke-dua hahaha…

Eeee, lhaa…. dengan sedikit bingung dan was was, akhirnya kuberikan setengah gelas sisa minumanku kepada 2 temanku lain yang kebetulan duduk didekat situ.

Drunk driving kan bukan hal sepele di sini. Bisa bermalam di kantor polisi dan apes apes bisa di suspense driving license ku (kalau ketangkap).

Ku minum segelas teh pahit dan secangkir kopi manis buat menghilangkan perasaan eneg yang ditimbulkan alkohol itu. Manjur! Udara malam yang cukup dingin itu juga menyegarkan pikiranku lagi, walau dentingan alkohol masih sedikit terasa dibayanganku.

Setelah dari tempat itu ternyata kami tidak langsung pulang, tetapi nyambung ke mini-pub di downtown Portsmouth City, dan aku sempat mencicipi segelas kecil Kamikaze, minuman alkohol ringan dengan campuran jeruknya yang lezat. Namun kami mencapai rumah dengan selamat tanpa bertemu Polisi kok.

Aku menyetir dengan sangat hati hati hehe…

Begitulah, tegukan alkoholku yang kemarin itu, setelah sekian lama, mengingatkanku tentang aku sendiri di tahun 2002-2005, ketika aku masih bersama sahabatku di Semarang, yang selalu minum bersama di akhir bulan, dan mengendarai motor bebeknya dengan setengah mabuk tanpa khawatir akan ancaman Polisi, dan setelah itu biasanya mampir ke warung pecel di simpang-lima jam 2 subuh, sebelum akhirnya pulang untuk menyosor bantal terindah.

Postingan kali ini, selain hanya untuk berbagi cerita, dan aku juga hanya ingin menumpahkan kerinduanku akan masa lalu lewat kata kata ini.

Tetapi Messach, apa sekiranya kabarmu disana?
(kalau kamu membaca minuman postingan ini…).

Sentimentil? Sedikit :)

Mau Baca Postingan Terbaru Lewat Email?

31 thoughts on “Dan Tegukan Alkohol Yang Kemarin Itu…”

    1. Haha, enggak kok. Aku diajak juga menit menit terakhir waktu mau ketempat si Paul ternyata dia juga brangkat :)

    1. Kaleng, berati beer dong? :) — ya setiap jenis kan rasanya beda beda. Kalau cuma pengen mabuk, minum air tape juga bisa hehehe.

    1. Haha, gerombolanku memang orang itu itu saja. Lagian itu fotonya memang diambil dari FB yang ku upload kemarin kok.

    2. ngomong2, gimana feeling after drink? org amrik mah klo campur minuman ngga tanggung2. segelas aja udah puyeng. apalagi klo udah lama ngga minum alcohol

    3. Hmm… ga mabuk sih, cuman perasaan enteng dan muka tebel aja sedikit, haha. 1/2 gelas cocktail dan 1 gelas kecil kamikaze.

      Pulang jam 2 pagi, ngerjain foto2 kemarin itu, tidur jam 5 subuh :D pules.

  1. Wahahahahaha, hidup di luar negeri kok nggak demen alkohol, kamu yang bener aja? Buruan sebelum alkohol diharamkan diseluruh dunia lho! :))

    Hampir setiap hari aku bersinggungan dengan alkohol kecuali sabtu dan minggu karena weekend biasanya aku nyetir dan weekdays aku bisa molor di bis :)

    Tiap malam aku at least nenggak wine segelas…
    Kalau besoknya tak ada deadline yang mencekik, aku biasa mengambil setengah gelas orange juice dan kucampur dengan 3 shots Absolute Vodka…

    Dahsyat ;)

    1. Macam hidup kamu elit nan borju aja kamu.

      Disamping perapian dan sofa, menyilangkan kaki, dengan gelas anggur yang ramping dan tinggi serambi mendengarkan melodi dari piringan hitam?

      Atau langsung gigit jeruk terus nyucup vodka dari botolnya, duduk bersila diatas tikar disamping kipas angin dan mendengarkan keroncong memakai baju singlet? :D

    2. Ah, itu terlampau rendah, Kawan!
      Yang kubayangkan adalah menikmati tequilla dengan cara menyecap jeruk langsung dari buahnya setelah meneguk dan menjilat garam yang dioleskan di seputar puti… oh.. ini terlampau jorok, takut nanti diharamkan.

      Pokoknya ya begitulah! :))

    1. Kapan ni pulang Ka? betah banget di situ. Tapi klo cuaca lagi dingin emang paling cocok minum minuman yg ada alkoholnya. Hmm… anjuran dokter, bagi yang uda terlanjur minum (red wine), jangan lebih dari 2 gelas (gelas standar kayak di luar -bukan gelas standar bir di Indonesia!) sehari. Bagi yang belum minum, tidak dianjurkan untuk mulai minum. Hehe…

    2. Haha, dibetah betahkan lah pak :) — kalau gampang mengeluh hidup jadi tambah susah.

      Terima kasih atas anjurannya, haha. Aku minum cuma kalau ada acara yang benar benar layak dan pantas untuk itu. Otherwise, malas, soalnya mabuk itu kerja keras.. hehe..

  2. Ahhh ga seru!!!!! pengen yg lebih seru!!!! kaya di tv2 gt… mabuk kejar2an ma polisi trus tabrakan!!! boomm!!!! pasti keren!!!!

    1. Skali2 bikin sensasi ngono looo… Ben masuk most wanted… ngko kan aku iso ndelok koe ndek tv… okey okey??? mantabbb!!!! dadi artis dadakan,,,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *