Uang Tunai Atau Kartu Debit Kredit?

Masih Perlukah Bawa Uang Tunai?

Sudah lebih dari 10 tahun saya hampir ngga pernah bawa uang tunai di dompet.

Kan sudah ada paypal, venmo, apple pay, android pay, kartu debit dan kartu kredit? Gampang, cepat, aman.

Beli permen seharga $0.25 pake credit card juga sudah menjadi hal yang wajar. Aneh ya? Mungkin kalau di Indonesia masih agak aneh.

Justru malah ada beberapa tempat yang mulai mengurangi, atau bahkan sama sekali tidak menerima pembayaran tunai, contohnya kalau di Amrik:

  1. Jalan Tol
  2. Parkir gedung.
  3. Self-Checkout Kiosk di Supermarket (kapan-kapan dibahas).
  4. Semua toko belanja online, tentu ngga bisa pake tunai/transfer.

Parahnya lagi, ada beberapa tempat yang malah ada biaya tambahan untuk pembayaran tunai. Jadi saya semakin yakin kalau uang tunai sudah ngga ada benefitnya lagi (kecuali masih ada beberapa toko asia yang hanya menerima pembayaran tunai).

Sampai akhirnya, kemarin lusa, saya mengunjungi Christmas Village di Pennsylvania. Loket tiketnya dibagi tiga:

  1. Tunai
  2. Tunai/Kartu
  3. Kartu

Antriannya puanjang dong, mungkin sekitar 40 meter (bisa nunggu sekitar 45 menit), padahal malam itu suhunya hampir nol derajat Celsius.

Sampai akhirnya saya sadar, antrian paling kiri (tunai) hanya sekitar 10 meter. WOW! dan disitulah kami mengantri… (kebetulan lagi ada tunai buat belanja jajanan di toko Indonesia).

Eh, ngga sampai 5 menit kemudian, petugasnya datang, berhubung kami bawa stroller anak yang double-wide (berdua jejeran), ngga muat masuk ke jalur loket biasa. Jadinya, disuruh lewat jalur khusus! langsung masuk! Woow sekali lagi…

Petugasnya happy dapet duit cash, anak-anak happy bisa langsung liat lampu-lampu natal, saya dan istri happy karena semuanya happy.

Sepertinya istilah cash is king itu masih berlaku…. dan semenjak malam itu, saya berniat untuk selalu sedia uang tunai di dompet :D — $$

Mau Baca Postingan Terbaru Lewat Email?

2 thoughts on “Masih Perlukah Bawa Uang Tunai?”

  1. Zaman memang semakin canggih, teknologinya itu bikin mudah hidup, tapi saya masih tetap mengandalkan uang tunai; cash. Karena kalau jalan ke kampung-kampung, traveling ke pelosok, seberapa banyak duit di ATM pun tak berguna :p

    1. Yah kalo di kampung pelosok mah, lain cerita… Saking pelosoknya mungkin malah ngga pakai tunai, tapi bayar pake ternak kali? :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *