Becik Ketitik, Ala Ketoro dan Apresiasi

Semalam aku membantal 5 jam 12 menit

Ini salah satu ungkapan jawa yang artinya “Kebaikan susah dilihat, tapi kesalahan pasti kelihatan” — kurang lebih begitu. Ya, mirip dengan “Semut diseberang laut kelihatan, tapi gajah dipelupuk mata tak nampak” atau gimana gitu, lupa lupa ingat susunan katanya.

Aku denger peribahasa ini sudah dari jaman SD. Dan sepertinya hari ini, 20 tahun setelahnya, habitat manusia memang belum berubah sama sekali. Masih banyak ditemui kejadian dimana orang merasa kebaikanya tidak pernah digubris, tapi salah sedikit langsung dicerca. Se dunia juga tahu Michael Jackson, gimana hidupnya naik turun gak karuan didunia entertainment. Tenang saja, aku gak bakal nulis tentang MJ soalnya sudah mabul topiknya hahaha. (Baca Selengkapnya…) Becik Ketitik, Ala Ketoro dan Apresiasi

Analog VS Digital

Semalam aku membantal 6 jam 10 menit.

Sekarang udah gak jaman nanya nomer HP, tapi nanya punya Facebook kaga.” — sebuah ungkapan yang sering tak denger semenjak taon lalu. Iya kan, jaman sekarang semuanya digital. Budaya analog sudah ndak laku lagi (katanya).

Essential dari sebuah ‘jerih payah‘ sudah ndak dihiraukan lagi. Contoh nya di dunia fotografi antara digital dan analog. Orang maunya serba cepet, praktis, murah dan bagus (dasar manusia). Greget dari proses mencuci film negatif, campur2 obat, menangkap detik-detik pembakaran kertas foto, pencucian dan pengeringan (B&W banget) kok kayaknya sekarang sudah dibilang kamso ya (Kampungan Ndeso)? (Baca Selengkapnya…) Analog VS Digital

Impian Masa Kecil & Realita

Tadi malam saya membantal 5 jam 20 menit.

Siapa yang kira kira masih ingat dengan impian waktu kecil? Berapa dari kita yang ketika ditanya “Besok gede mau jadi apa?” dengan penuh keyakinan menjawab “Pilot!” “Insinyur!” bahkan “Presiden!” walau jaman dahulu menjadi presiden tergolong impian yang tabu dibawah ancaman Soeharto. (Baca Selengkapnya…) Impian Masa Kecil & Realita

Membiasakan Tidur 8 Jam Sehari?

Ini penyakit dari dulu perasaan. Bukan gak bisa tidur, tapi males tidur. Sudah dari kecil aku hidup di keluarga yang suka begadangan. Mulai dari papahku, om dan tante ku, terus temen-temen SMP SMA juga sukanya nongkrong sampe larut malam dikontrakan ku jaman dulu (nostalgia), dan kemudian semasa “kuliah” di Yogyakarta, anak anak kost juga sukanya tidur subuh semua.

(Itu kuliah ditanda kutip dan miring soalnya bukan kuliah beneran, tapi kursus intensip 1 taon hahaha…).

Jadi begitulah, hampir 6 tahun pola tidur-ku acak adut gak karuan.

(Baca Selengkapnya…) Membiasakan Tidur 8 Jam Sehari?