Apa Urusanmu Kalau Aku Suka Mbantal?

Semalam aku mbantal 5 jam + 2 jam.

“Keinginan untuk menjadi orang lain, adalah penyia-nyiaan terhadap seorang Kamu.”

Itu sebetulnya sebuah kalimat dalam bahasa Inggris, aku coba terjemahkan ke bahasa Indo kok agak aneh ya jadinya? Yang penting kamu ngerti kan maksudnya?

Menjadi diri sendiri. Mungkin itu merupakan suatu patokan yang (terlalu banyak) dianut oleh manusia modern, terutama di kalangan anak-anak muda. Dan parahnya, kadang pedoman “be yourself” itu kecampur aduk dengan yang namanya Keras Kepala.

(Baca Selengkapnya…) Apa Urusanmu Kalau Aku Suka Mbantal?

Google Yang (Tidak) Tahu Segalanya

Semalam aku mbantal 5 jam 20 menit + 1 jam 15 menit. Asik tambah njlimet…

Setujukah kamu kalau kita anggap Google adalah sosok terkuat di dunia ini?
Setujukah kamu kalau kita anggap Google adalah sosok Tuhan di dunia ini?
Yang mengetahui dan menjawab segalanya?

“Ha? Googling aja sana… pasti ada jawabannya.” – sahut si Jono enteng.

(Baca Selengkapnya…) Google Yang (Tidak) Tahu Segalanya

Jumlah Kesetiaan Di Balik Setiap Postingan

Semalam aku mbantal 5 + 1,5 jam.

Akhir-akhir ini aku sedang membiasakan mbantal siang lagi (1-2 jam setiap pulang kerja), biar malamnya nggak terlalu ngantuk ketika harus mengerjakan urusan yang gak-penting itu (dari postingan sebelumnya) *slentik*

Nah, kurang tidur memang penyebab utama kantuk, dan kurang komentar juga bisa menjadi penyebab utama lesunya sebuah blog beraktifitas.

Belakangan ini beberapa blog yang ku kunjungi sepertinya sedang asik membicarakan masalah jumlah komentar yang mereka tuai dari setiap postingan. Ada yang berbangga, menggerutu, tapi ada juga yang netral dan berusaha menganggapnya bukan sesuatu yang patut untuk diperjuangkan.

Kemudian aku memutuskan untuk nimbrung deh, yuuuk…

(Baca Selengkapnya…) Jumlah Kesetiaan Di Balik Setiap Postingan

“Eh, Tau Nggak Sih Kalau Dia Itu….”

Semalam aku mbantal 6 jam 20 menit.

Menjadi orang simple itu memang paling enak, dan juga nggak terlalu rumit dalam berteman.

Selalu berpikir simple dan berusaha menjauhi semua prasangka-prasangka buruk yang acapkali timbul karena jeleknya komunikasi di antara mereka.

Contohnya, janjian pergi makan malam, tapi ternyata batal karena nggak ada pihak yang mau menelpon duluan untuk memastikan jam keberangkatannya… Gengsi?

Kalo ditanya: “Kok gak jadi keluar, kenapa?” — jawabannya “Lha si Bagong nggak ada kabar…”

Sama juga jawaban si Bagong pun demikian ketika ditanya si Gareng, kenapa nggak jadi berangkat. “Lha Petruk nggak telepon-telepon sih…

(Baca Selengkapnya…) “Eh, Tau Nggak Sih Kalau Dia Itu….”

Setetes Keringat Untuk Melawan Kanker

Semalam aku mbantal 6 jam 10 menit.

Segerombolan pengendara sepeda melunjur menerobos lampu lalu-lintas tadi siang. Aku menerawang mereka dibalik kemudi dan bertanya “Kok rame banget ya… acara apa toh?

Yah, paling biking for cancer atau apalah…” sahut adikku.

Ah… aku berkali kali mendengar berita dan melihat poster-poster bertemakan gerakan sosial untuk menolong korban bencana alam dan penyakit di mana-mana, tetapi aku belum begitu mengerti bagaimana kegiatan ini berfungsi dalam melawan kanker.

(Baca Selengkapnya…) Setetes Keringat Untuk Melawan Kanker